Masalah Klasik
perilah tentang seseuatu yang akan aku tulis, sebenarnya aku sendiri bingung mau nulis apa. btw ada beberapa hal yang membuatku rada ganjal menjadi seorang putri bangsa. lha? iya. karakter budaya bangsa itu sendiri pun yang sudah melekat buat aku terheran-heran. ni si menurut sepengamatan saya pribadi. jadi seperti ini, sebenanrnya ini masalah klasik tapi juga bisa disebut sebagai penyakit menular yang bisa menjalar pada siapa saja tak pandang usia ataupun jabatan. kalau saya perhatikan, bukan hanya disatu tempat bahkan dibanyak tempat juga terjadi masalah ini. (1) parkir mobil/motor: palang papan besar terpajang diarea tersebut. dengan bentuk lingkaran dan huruf "P" ditengah lalu dicoret garis miring. apa tandanya? 'jangan parkir diarea tersebut' right? tapi kenyataannya,-___- bahkan tanpa malu mobil atau motor dengan seenaknya parkir tepat di samping tanda itu. apa kurang gede tandanya atau pura-pura ga liat, atau bahkan mengabaikan peraturan? padahal peraturan dibuat bukan untuk menyusahkan namun menjadi lebih tertibkan keadaan. contoh lain, buang sampah: ini nih yang sangat ah ampe sulit untuk disampaikan pokonya masalah ini yang tak kunjung ada kesadaran dari masyarakat. memang kita harus menghargai yang namanya proses untuk berubah, namun setidaknya kita juga bisa memotivasi diri untuk mentaati peraturan serta menumbuhkan kesadaran pada lingkungan juga. jangan sampai penampilan gak seimbang dengan tingkah laku. penampilan kece, pakai kaca mata, naiknya mobil ferari, eh pas lewat sekalian buang botol minuman dijalan, apa itu maksudnya? itu kalau dijalan-jalan raya ataujalan kendaraan umum, sekarang di tempat wisata, naaaah ini paling sering kita temui kalau masyarakat itu masih egois dengan lingkungan. mereka berkunjung ke tempat wisata, masuk bayar tiket beli makanan menikmati segala hal yang disajikan namun terkadang juga lupa kalau sampah juga jangan sampai diabaikan. setelah jauh lelah berjalan, minum nih, abis minum makan abis itu ditinggal bungkusnya. padahal tempat sampah juga tak jauh dari lokasi beristirahat, toh kalaupun gak ada ya setidaknya masukan dulu lah di kantongplastik dan simpan di tas anda. lingkungan juga mencari perhatian anda. jangan hanya badan aja yang dirawat tapi gak ada kepedulian dengan yang disekitar. lagi, di kos: kos itu biasanya dihuni oleh 1 atau 2 atau beberapa orang saja. kos ataupun apa aja deh, mess atau asrama. nah setiap membersihkan kamar, ketika menyapu sampai depan yasudah taroh disitu didepan kamar, dengan menggampangkan 'nantikan ada tukang bersih-bersih yang mberesi sampahnya'no no no! tidak mencerminkan sekali karakter bangsa peduli terhadap lingkungan. ayolah, apa susahnya hanya membuang sampah pada tempatnya, menaruh sementara bungkus didalam saku, menyapu tuntas hingga depan kamar, ? toh kalau bersih kita juga yang menikmati. karena semua berawal dari hal-hal yang kecil.
senin kemarin saya dan 2 teman saya berkunjung ke sebuah tempat wisata (Bonbin) di Jakarta. nampak seperti hari biasanya saat hari liburan. ramai dikunjungi orang. namun bukan itu yang menjadi sorotan saya bahkan menjadi perhatian saya. bukan obyek wisatanya, tapi sampahnya! aku perhatikaaan terus sepanajang aku dan teman-temanku mengelilingi lokasi. hampir di setiap tempat saya temukan sanyak sampah bungkus dan botol berserakan. kan ada petugas cleaning servis? iya memang ada. namun bukan itu alasannya. yang menjadi pertanyaan adalah sudah disediakan tenmpat sampah, kenapa masih saja buang sembarang? hayoloh kenapa? bisa jawab?
itulah bentuk keegoisan manusia. lama-lama jadi kebiasaan dan kalau udah jadi kebiasaaan waah berabe nanti kedepannya. sebenarnya masih banyak hal lain yang menyangkut masalah yang sebenrnya sudah berabad-abad dibahas ini namun sampailah disini dahulu. lain kali kitasambung... STOP!
haha aku baru ingat mau nulis apa lagi!
ROKOK! tuuh kan masalah klasik yang semkain menjadi-jadi. aku benci banget sama rokok yang ngerokok yang jualan rokok yang buat rokok yang memasarkan rokok yang menjadi pelopor berdirinya perusahaan rokok yang suport orang buat jadi reseller rokok pokoknya hal yang berhuungan dengan rokok! terkadang saya berfikir, apakah dari yang coba-coba itu mendadak jadi buta? karena setelah itu, seolah ia tak melihat peringatan dan bahaya merokok langsung aja diembat berapa batang-____-. apakah perokok itu tak sadar kalau dia itu manusia paling egois? merugikan banyak orang paling sadis membunuh secara perlahan dan menyakitkan, manusia paling tak bersyukkur udah diberi hidup malah mau minta segera berkabung. oh my Allah... apa hanya alasan kecanduan yang membuat rokok itu lebih berharga dari segalanya yang ada disampingkita? Egois!kalau mau rokok tau dirilah, tau tempatlah, tau posisilah, tau keadaan lah! tak ada yang spesial dari seorang perokok! buat para perokok, sadarilah, membakar pabrik rokok bukan begini caranya dengan membakarnya satu-satu! itu bodo namanya! cobalah untuk sadar dari aktivitas merokok ini. bahkan cover dari bungkus rokokpun sudah mengisyaratkan hal yang akan terjadi pada organ kita jika terus mengkonsumsi rookok!berhentilah menjadi orang yang berpura-pura buta. masih banyak hal lain yang lebih urgen untuk di utamakan. yah. sekian, dan makasih ya buat para perookok sudah menyumbang penyakit di lingkungan! huh menyebalkan! -____-.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar